![]() |
| Football Association Of Indonesia |
Selain Vigit Waluyo, ada dua orang lainnya yang mendapat hukuman serupa oleh Komdis PSSI. Mereka adalah Priyanto dan Anik Yuni Artikasari yang juga terlibat kasus pengaturan skor Persibara Banjarnegara.
"Berdasarkan keterangan yang sudah kami terima, kami sudah cukup membuktikan bahwa yang berperan selama ini adalah mereka berdua [Priyanto dan Artikasari], yang lainnya juga sedang kami selidiki lagi. Ketiga Vigit Waluyo juga kami akan kami hukum seumur hidup," kata ketua Komdis PSSI Asep Edwin.
![]() |
| Vigit Waluyo |
Vigit Waluyo Di hukum Seumur Hidup Oleh Komdis PSSI
"Ada pernyataan Vigit Waluyo yang ditulis sebagai petinggi atau penasehat PS Mojokerto Putra, dan dia juga bilang ke media yang mewawancarinya. PSMP juga sudah ketahuan kemarin adanya match-fixing dan kami sudah bisa meyakinkan anggota Komdis PSSI bahwa yang bersangkutan punya peran sangat besar sehingga harus menerima hukuman seumur hidup," tambahnya.
Asep menambahkan Vigit kemungkinan juga bisa mendapatkan hukuman di dunia internasional. Karena hal ini sudah tertuang dalam kode etik PSSI tentang peraturan tersebut.
"Semua ada ketentuan dalam proses administrasi yang bisa berlaku di FIFA, di dalam kode disiplin sudah diatur. Dari federasi bisa nulis ke FIFA, bahwa hukuman ini juga akan diberlakukan secara internasional, itu ada," ucapnya.


